Agen Tahitian Noni Juice untuk Obat Prostat

Konsultasi :
Erna Wijayanti 082111807107 | 081808040021 |
021 32282755 | 021 93480730 |
Lokasi:
Jln. Klingkit Raya No.2A RT 10/11
Rawabuaya Cengkareng
Jakarta Barat, Indonesia, 11740

Saran Penggunaan TAHITIAN NONI JUICE

  • Sangat Aman dikonsumsi oleh siapapun : bayi, anak-anak, dewasa, dan wanita hamil.
  • Dapat digunakan untuk kompres luka berdarah [untuk menghentikan perdarahan segera] dan dipakai terus untuk menghilangkan bekas luka.
  • Baik dikompres untuk wajah.
  • Aman untuk penderita Maag Akut, karena kandungan asam pada Tahitian Noni Juice bukan asam sitrat seperti yang kita temui pada jeruk.
  • Baik untuk pertumbuhan rambut, dapat dikompres untuk daerah rambut yang kurang pertumbuhannya.
  • Dalam keadaan masih segel, bertahan selama 2 tahun.
  • Setelah dibuka, dalam lemari es bisa bertahan 2 bulan, namun jika diluar lemari es bisa bertahan 1 bulan saja.
  • Dikocok sebelum diminum.
  • Jangan kena sinar Matahari langsung dalam jangka panjang.
  • Dikulum dibawah lidah selama 15 detik sebelum ditelan [bukan dikumur]. Bertujuan untuk merangsang kelenjar pituitary dan pineal dibawah otak untuk produksi Serotonin & Melatonin mengatur pola tidur, mood, pubertas, siklus ovarian, meningkatkan kelenjar thyroid, kelenjar thymus, pankreas, hormon seksual.
  • Selama mengonsumsi Tahitian Noni Juice, sebaiknya kurangi makanan dengan kandungan vitsin (zat perasa), mie instan, makanan kaleng, makanan berpengawet tinggi, dan goreng-gorengan yang menggunakan minyak goreng yang berulang-ulang penggunaannya.
  • Akan sangat baik jika diminum saat perut kosong.
  • Kecuali untuk Masalah Gagal Ginjal, proses pengobatan sebaiknya didukung dengan minum 12-16 gelas perhari.
  • Lakukan banyak relaksasi, agar tidak stress selama proses penyembuhan (stress dan banyak pikiran menghambat proses penyembuhan)
  • Takaran yang digunakan dalam konsumsi Tahitian Noni Juice adalah ‘Takaran Efisiensi’, bukan takaran seperti pada pengobatan dengan bahan kimia. Jadi diminum dengan berlebih malah lebih baik, kecuali untuk masalah penyakit gagal ginjal.
  • Sangat aman dikonsumsi oleh penderita sakit maag, malah menyembuhkan. Karena jenis asam pada Tahitian Noni Juice bukan asam sitrat seperti pada jeruk.
  • Dianjurkan meminum @30ml untuk dewasa, anak 5-10th cukup 1/2 nya, anak dibawah 5thn 1/4 nya.
  • 30ml = 3 sendok makan

  • Terapi Obat Prostat dengan Tahitian Noni
  • 60ml X 4 sehari, misal setiap bangun tidur, jam 12, jam 18, dan akan tidur

  • Maka kebutuhan Tahitian Noni Juice 1 liter untuk 4 hari, atau 8 botol per bulan.

    TAHAP KANKER
    Referensi NEIL SOLOMON, MD, PhD [ NONI JUICE – How Much, How Often, For What ]
  • Hari 1 - 4 : 60 ml / jam - kira-kira 1 botol TNJ @1000ml
  • Hari 5 - 8 : 60 ml / 2 jam - kira-kira 1/2 botol TNJ @1000ml
  • Hari 9 - 30 : 40 ml / 4 jam - kira-kira 1/4 botol TNJ @1000ml
  • Hari 31 - dst : 105 ml / hari.
  • Referensi dr. Amarullah Siregar, DiHom., DNMed., M.Sc., Ph.D [ Health Talk Balikpapan, Minggu, 8 November 2009 ]

    Uji Petanda Tumor [ Tumor Markers ], jika kanker berada pada :
  • Rahim [ CA 125 ]
  • Usus [ CEA ]
  • Otak/ Syaraf
  • Paru-paru [ Cyfra 211 ]
  • Prostat [ PSA ]
  • Payudara [ CA 153 ]
  • Pankreas [ CA 199 ]
  • Leukemia [ BMP ]
  • Hati [ AFP ]
  • Kulit [ SCC ]

  • JIKA :
  • Jika kurang dari 100%, maka takaran 3-4ml perkilogram berat badan perhari
  • Jika 100%-200%, maka takaran 5-6ml perkilogram berat badan perhari
  • Jika lebih dari 200%, maka takaran 8-10ml perkilogram berat badan perhari

  • Dan tiap 3 bulan Tumor Makers harus diperiksa.
    Misal : Kanker payudara CA 153 = 121, dengan berat badan 65kg. Maka 5-6ml x 65kg = 325-390ml/ hari.

    Tahitian Noni Juice juga sinergis dengan pasien yang melakukan KEMOTERAPI jenis :
  • Cisplatin
  • Adriamycin
  • Mitomycin-C
  • Bleomycin
  • Etoposide
  • 5-Fluorouracil
  • Vincristine
  • Camptothecin.

  • Tanya Jawab dengan Neil Solomon, M.D., Ph.D,



    TAHITIAN NONI JUICE :
    How Much, How Often, for What

    "Dari semua hasil riset saya di John Hopkins, saya belum pernah menemukan satupun obat yang dapat melakukan apa yang dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh buah alami ini"

    Neil Solomon, M.D., Ph.D,
    John Hopkins Hospital, USA


    Saya menerima pertanyaan-pertanyaan secara teratur dari orang-orang yang tertarik pada noni juice dan penelitian saya namun tidak memiliki banyak waktu untuk mempelajarinya sendiri. Tanya jawab berikut ini berguna sebagai referensi singkat bagi mereka yang mencari informasi lebih lanjut tentang noni juice dan keterlibatan saya dengannya.


    Q: Dr. Solomon, bagaimana anda bisa terlibat dengan noni?

    A: Pada tahun 1996, Dr Richard Passwater, seorang ahli nutrisi ternama, dan saya diminta oleh suatu penerbit jurnal kesehatan apakah kami pikir cukup menarik untuk membuat suatu artikel yang mengupas tentang noni. Saya belum pernah mendengar noni pada saat itu. Pada tahun-tahun selanjutnya, tugas tersebut telah membawa saya berkeliling dunia untuk mengumpulkan data dan penelitian lapangan dari ribuan ilmuwan, dokter, profesional medis lainnya dan para peminum noni. Dari materi-materi tersebut saya telah menulis buku dan artikel, membuat kaset dan kuliah tentang noni.

    Q: Berapa banyak profesional medis dan para peminum noni yang anda hubungi?

    A: Saya menerima informasi lebih dari 1.300 profesional medis yang mewakili lebih dari 27.000 peminum noni.

    Q: Dari berapa banyak negara anda menerima data tentang noni?

    A: 80 negara.

    Q: Apakah ke-29 kondisi kesehatan yang anda diskusikan dalam buku ini hanya yang dilaporkan dibantu oleh noni dan telah didokumentasikan?

    A: Tidak. Terdapat banyak riset dan penelitian yang tidak dapat saya sertakan dalam buku ini karena keterbatasan tempat. Saya masih mempunyai banyak kesaksian dari orang-orang mengenai penyakit-penyakit yang tidak saya sebutkan dalam buku ini. Karena noni telah digunakan selama berabad-abad di Tahiti sebagai penyembuh alami, terdapat banyak laporan penggunaan “yang tidak ilmiah” atas semua bagian dari tanaman Morinda citrifolia yang mungkin masih diteliti oleh ilmuwan-ilmuwan yang lain.

    Q: Apakah benar terdapat laporan tentang noni yang mem­buat orang sakit yang telah dipublikasikan?

    A: Ya dan tidak. Saya telah meneliti laporan ini dan menemukan bahwa bukan noni yang menyebabkan mereka sakit namun kontaminan, racun-racun dan ketidakmurnian yang terdapat di dalam produk noni [Selain Tahitian Noni Juice] tersebut. Tidak terdapat adanya kualitas kontrol yang memadai. Itu sebabnya saya membatasi penelitian saya hanya pada TAHITIAN NONI JUICE karena pembuatnya mempunyai kualitas kontrol yang tidak tertandingi. TAHITIAN NONI JUICE tumbuh dan dipetik dari lingkungan yang asri di Tahiti dan secara rutin diuji atas lebih dari 300 kontaminan oleh 2 laboratorium independen. Kontaminan, racun-racun dan ketidakmurnian tidak pemah ditemukan dalam TAHITIAN NONI JUICE.

    Q: Apakah noni juice aman bagi semua orang?

    A: Noni juice berasal dari makanan alami yang telah dilaporkan 100% aman. Ribuan orang di seluruh dunia telah menggunakannya selama ribuan tahun. Saya tidak pemah melihat adanya laporan negatif yang didokumentasikan karena menggunakan noni juice dari Tahiti baik pada ibu hamil serta menyusui, anak-anak dan lanjut usia. Beberapa orang melaporkan adanya alergi, hiper sensitif dan beberapa masalah kecil. Seperti dinyatakan sebelumnya, periksalah terlebih dahulu dengan profesional medis. Bagi mereka yang perlu mengawasi asupan potasium secara ketat, noni juice memiliki kurang dari setengah tingkat potasium yang ditemukan dalam 30 cc jus jeruk atau jus tomat, seperti yang didokumentasikan oleh Department of Agriculture Nutrient Data Laboratory Amerika Serikat.

    Q: Bagaimana noni dapat membantu begitu banyak masalah kesehatan yang berbeda?

    A: Ini membutuhkan jawaban yang sangat kompleks. Banyak manfaat kesehatan noni yang dihubungkan dengan kemampuannya dalam meningkatkan nitriks oksida dan juga kandungan-kandungan dalam noni seperti scopoletin, anti oksidan, dan juga campuran. berbagai nutra setikal dalam noni yang unik. Teori Enzim Perbaikan-DNA saya juga dapat menjelaskan mengapa noni sepertinya membantu berbagai masalah kesehatan. Kerusakan DNA dapat mengarah pada ketidaknormalan gen yang memiliki kontribusi pada kondisi kesehatan bagi keseluruhan sistem dalam tubuh kita. Saya percaya campuran nutra setikal yang ampuh dalam noni mampu meningkatkan fungsi dari enzim perbaikan DNA, dan memungkinkan memutar balikkan kerusakan yang terjadi pada DNA dan mencegah timbulnya ketidaknormalan gen. Mohon lihat buku saya yang berjudul The Noni Solution untuk informasi lebih lanjut.

    Q: Berapa banyak noni yang harus saya minum?

    A: Jawaban dari pertanyaan di atas lah yang mencetuskan saya untuk menulis buku ini. Terdapat panduan umum pada bagian “Noni Juice yang Menakjubkan”. Sebagai tam­bahan, tabel 5 mengindikasikan jumlah rata-rata noni juice yang dikonsumsi oleh orang-orang untuk membantu dalam ke-29 kondisi kesehatan yang mereka alami. Pada tabel 3 juga terkandung apa saya sebut anjuran peng­gunaan noni berdasarkan umur, berat badan dan status kesehatan saat ini. Dengan acuan tersebut, saya meng­anjurkan anda untuk memonitor diri anda sendiri berapa banyak noni yang anda butuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

    Q: Berapa lama saya harus meminum noni juice?

    A: Terserah anda. Kita memiliki kebutuhan yang berbeda.

    Penelitian saya memperlihatkan 95% orang yang me­laporkan keberhasilan noni dalam tiga bulan sejak mulai mengkonsumsi noni. Oleh karena itu, saya akan menguji noni paling tidak selama 3 bulan. Kebanyakan orang yang tidak mendapatkan hasil yang optimal karena meng­ konsumsi terialu sedikit noni juice atau tidak meminum­ nya cukup lama. Bagi banyak orang, noni adalah suatu suplemen yang ingin mereka teruskan seumur hidup dengan tujuan perawatan dan pencegahan. Hasil dari penelitian saya memperlihatkan 69% orang yang telah mendapatkan hasil positif setelah meminum noni juice berkata bahwa mereka tidak akan berhenti meminumnya.


    Bagi yang berminat untuk mendapatkan copy buku :
    TAHITIAN NONI JUICE : How Much, How Often, for What
    Neil Solomon, M.D., Ph.D,


    No comments:

    Post a Comment

    Referensikan Kami